<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blankers</title>
	<atom:link href="http://blankers.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blankers.wordpress.com</link>
	<description>Just another way to speak</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Oct 2011 11:07:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='blankers.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Blankers</title>
		<link>http://blankers.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://blankers.wordpress.com/osd.xml" title="Blankers" />
	<atom:link rel='hub' href='http://blankers.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pilih (Anjing) yang Mana?</title>
		<link>http://blankers.wordpress.com/2007/09/06/pilih-anjing-yang-mana/</link>
		<comments>http://blankers.wordpress.com/2007/09/06/pilih-anjing-yang-mana/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Sep 2007 05:28:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blankers</dc:creator>
				<category><![CDATA[Maki-Maki]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blankers.wordpress.com/2007/09/06/pilih-anjing-yang-mana/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kondisi seperti ini anjing penyalak liar pun akhirnya harus mulai belajar kapan saatnya untuk menggonggong, kapan menggeram, dan kapan harus diam. Benar-benar keadaan yang menyulitkan bagi anjing penyalak liar, karena sudah terbiasa menyalak setiap saat kapan pun dia mau.  Pada masa dinasti Orde Baru siapa yang tidak mengenal istilah ABS. Iya betul, ABS adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=16&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Dalam kondisi seperti ini anjing penyalak liar pun akhirnya <strong>harus mulai belajar kapan saatnya untuk menggonggong, kapan menggeram, dan kapan harus diam</strong>. Benar-benar keadaan yang menyulitkan bagi anjing penyalak liar, karena sudah terbiasa menyalak setiap saat kapan pun dia mau. </p></blockquote>
<p>Pada masa dinasti Orde Baru siapa yang tidak mengenal istilah ABS. Iya betul, ABS adalah kependekan dari Asal Bapak Senang. Pada masa itu banyak sekali ‘anjing-anjing&#8217; yang pandai menjilat. Umumnya mereka mempunyai ciri-ciri lidah yang panjang dan lebar. Dan, pada masa itu memang banyak ‘tuan&#8217; yang suka dijilat. Bahkan mereka tidak sungkan terang-terangan meminta untuk dijilati oleh anjing-anjing peliharaannya. Jilatan enak yang semula adalah inisiatif si anjing supaya dirinya tidak ditendang, kemudian lambat laun berubah trend menjadi ‘tuan&#8217;-nya yang minta dijilati. Barangkali karena benar-benar senang dengan rasa enak tersebut akhirnya si tuan menjadi ketagihan. Kemudian terciptalah simbiosis mutualisme antara tuan dan anjing penjilatnya.</p>
<p>Pada masa Orde Baru sebenarnya ada juga anjing-anjing yang tidak pandai menjilat. Biasanya anjing yang tidak pandai menjilat ini lebih suka menyalak atau minimal menggeram dengan memamerkan gigi-gigi tajamnya . Anjing penyalak pastilah tidak akan pernah disukai oleh model tuan yang sangat senang dijilat. Apalagi bila anjing itu menyalak dengan keras. Semakin keras gonggongannya maka ia dianggap semakin membahayakan tuannya. Daripada mencelakakan tuannya, lebih baik anjing-anjing penyalak ini disingkirkan. Beruntung apabila anjing-anjing penyalak yang disingkirkan tersebut masih hidup. Ia akan menjadi anjing liar yang menyalak setiap saat. Akan lebih beruntung bila anjing penyalak ini kemudian bertemu dengan tuan yang baru, yang memang suka anjing penyalak karena suaranya bisa mengingatkan si tuan bila ada bahaya atau sesuatu yang mencurigakan.</p>
<p>Itu jaman dulu. Sekarang sudah berbeda. Tapi mau ngomong apa sih tulisan ini? Nah, ini kelanjutannya sepuluh tahun kemudian (sekarang).<span id="more-16"></span></p>
<p>Sudah sepuluh tahun dinasti Orde Baru tumbang dan diganti oleh dinasti Reformasi. Sebagai sesuatu yang baru, dinasti Reformasi pada awalnya banyak melakukan pembenahan di sana-sini. Puing-puing reruntuhan dinasti sebelumnya dibersihkan dan diganti dengan bangunan baru. Tetapi tidak semuanya bisa dibersihkan dengan sempurna. Maklum, dinasti Orde Baru berkuasa cukup lama hingga mampu menanamkan budayanya dengan sangat kuat. Paling tidak dinasti yang baru berupaya melakukan perubahan sebaik mungkin. Perubahan dinasti ini membawa perubahan pula pada kehidupan anjing-anjing penjilat yang dulu dimanja oleh tuannya. Maklum, pada masa dinasti yang baru, tuan-tuan dengan anjing penyalak lebih mampu bertahan hidup. Sementara tuan dan anjing penjilat harus bersusah payah untuk bisa hidup. Bila perlu mereka akan berpura-pura untuk menjadi tuan dan anjing penyalak. Dinasti yang baru benar-benar telah membalikkan keadaan.</p>
<p>Rupanya keadaan yang sudah terbalik itu belum mampu memusnahkan tuan dan anjing penjilat. Mereka telah beradaptasi dengan keadaan. Mereka banyak belajar menyalak, menggeram, dan tidak manja. CELAKANYA. bagi yang licik, mereka akan ‘memutasi&#8217; gen mereka sendiri sehingga menyerupai tuan dan anjing penyalak. Bagi tuan penjilat, mereka dengan lantang akan mengatakan bahwa dirinya sangat menentang apa yang dulu dikenal dengan ABS. &#8220;Saya tidak suka dengan ABS, karena ABS hanya akan membohongi saya. HUH! menyebalkan&#8221; Sementara para anjing penjilat mampu merubah jilatan-jilatan mereka hingga menyerupai gonggongan atau geraman. Demikian hebatnya penyamaran mereka, sampai-sampai bekas tuan penjilatnya sendiri tidak mengenali lagi jilatan mereka. Hebatnya mantan tuan penjilat ini bisa menikmati gonggongan dan geraman palsu para anjing penjilat. Akh&#8230; sebenarnya tidak perlu heran, karena mereka adalah tuan dan anjing penjilat yang dulu bersimbiosis mutualisme.</p>
<p>Itu dulu, tidak untuk pada masa dinasti reformasi. Pada masa dinasti reformasi mereka bahkan bisa saling ‘memakan&#8217; untuk menyelamatkan penyamaran masing-masing. Sang mantan tuan penjilat akan menendang mantan anjing penjilat bila mereka ceroboh saat berpura-pura menggonggong. Sementara mantan anjing penjilat beranggapan bahwa mantan tuan penjilat memang tidak suka dijilat tetapi lebih suka <strong>dibohongi</strong> dengan gonggongan dan geraman palsu tadi.</p>
<p>Perubahan mantan tuan dan anjing penjilat di masa dinasti baru benar-benar mengganggu para anjing penyalak yang hidup liar dan dulu terbiasa menggonggong setiap saat. Beberapa bahkan tidak hanya mengganggu melainkan sudah mulai membahayakan kehidupan anjing penyalak yang liar. Untuk bertahan hidup, mantan tuan dan anjing penjilat bila perlu harus mengambil peluang hidup anjing penyalak liar. Dalam kondisi seperti ini anjing penyalak liar pun akhirnya <strong>harus mulai belajar kapan saatnya untuk menggonggong, kapan menggeram, dan kapan harus diam</strong>. Benar-benar keadaan yang menyulitkan bagi anjing penyalak liar, karena sudah terbiasa menyalak setiap saat kapan pun dia mau.</p>
<p>Sementara keadaan tuan dan anjing penyalak menjadi lebih baik di masa dinasti baru. Mereka sedikit lebih bisa mengendalikan kehidupan dan mendapat lebih banyak kepercayaan dan peluang untuk bertahan hidup. Dinasti yang baru membuat mereka lebih bisa menikmati apa yang seharusnya sudah bisa mereka nikmati pada masa dinasti Orde Baru. Sayangnya beberapa di antara mereka kadang menjadi lengah dan mudah disusupi oleh para mantan tuan dan anjing penjilat.</p>
<p>Entah sampai kapan pembenahan dilakukan oleh dinasti reformasi. Apakah dinasti reformasi bisa bertahan cukup lama ataukah hanya sebuah dinasti peralihan saja. Kisah ini menarik untuk diikuti kelanjutannya. Untuk itu mari bersama-sama melihat dan mengamati apa yang akan terjadi selanjutnya. Atau barangkali sudah ada yang bisa memprediksi?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blankers.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blankers.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blankers.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blankers.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blankers.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blankers.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blankers.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blankers.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blankers.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blankers.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blankers.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blankers.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blankers.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blankers.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blankers.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blankers.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=16&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blankers.wordpress.com/2007/09/06/pilih-anjing-yang-mana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71a138361705ef271324b5277e075ad0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Blankers</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DIA Mendengarkan (Episode Handuk Pak Sabar)</title>
		<link>http://blankers.wordpress.com/2007/08/28/dia-mendengarkan-episode-handuk-pak-sabar/</link>
		<comments>http://blankers.wordpress.com/2007/08/28/dia-mendengarkan-episode-handuk-pak-sabar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 04:06:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blankers</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Kecil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blankers.wordpress.com/2007/08/28/dia-mendengarkan-episode-handuk-pak-sabar/</guid>
		<description><![CDATA[Hari belum terlalu malam, ketika dari dalam ruang tidurku terdengar suara ketukan pada pintu depan rumah kami. Sesaat kemudian terdengar langkah kaki ibuku bergegas membukakan pintu. Terdengar seseorang menanyakanku petang itu. Rupanya ibuku mengira aku sudah terlelap dalam tidurku karena sayup-sayup aku mendengar kata tidur terucap oleh beliau. Rupanya istriku pun masih terjaga sehingga mendengar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=14&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img border="0" align="right" width="150" src="http://blankers.files.wordpress.com/2007/08/handuk.jpg?w=150&#038;h=200" height="200" />Hari belum terlalu malam, ketika dari dalam ruang tidurku terdengar suara ketukan pada pintu depan rumah kami. Sesaat kemudian terdengar langkah kaki ibuku bergegas membukakan pintu. Terdengar seseorang menanyakanku petang itu. Rupanya ibuku mengira aku sudah terlelap dalam tidurku karena sayup-sayup aku mendengar kata tidur terucap oleh beliau. Rupanya istriku pun masih terjaga sehingga mendengar ketukan pintu tadi dan berkata, &#8220;Ada yang mencari sampeyan Mas&#8221;, bisiknya lirih berusaha agar tidak membangunkan anak kami yang lelap dalam mimpi indahnya.</p>
<p>Aku bangkit dari tempat tidurku yang langsung bersentuhan dengan lantai dan membuka pintu perlahan berupaya menahan suaranya yang menderit. Di ruang tengah aku melihat ibuku yang sudah mulai termakan usia menyaksikan tayangan televisi yang selalu diikutinya tiap malam. &#8220;Ada titipan dari Pak RT,&#8221; katanya sambil menunjukkan sebuah bungkusan coklat.<span id="more-14"></span></p>
<p>Aku melihat sesuatu terbungkus kertas coklat yang biasa aku gunakan untuk sampul buku ketika aku masih di sekolah dasar. Ada sebuah tulisan di bagian atasnya; Hadiah Juara II Lomba Volley, disusul dengan namaku di bawahnya. Tak sabar, aku segera membukanya saat itu juga. Handuk! teriakku dalam hati sembari meremas kertas terakhir. Rasanya tak mungkin aku memecah perhatian ibuku yang tengah asik dengan hiburannya di malam hari. Aku pun bergegas masuk ke dalam ruang tidurku.</p>
<p>Kubentangkan handuk tersebut di depan istriku sembari berkata, &#8220;Hadiah pertandingan voli agustusan kemarin.&#8221;</p>
<p>Istriku mengambilnya dari tanganku dan kemudian kami saling berpandangan beberapa saat. Kami teringat awal minggu sebelumnya ibuku berkata pada kami, &#8220;Mbok ya diganti handuknya, wong sudah banyak bolongnya&#8221;.</p>
<p>&#8220;Iya Mas, jangan pake handuk itu lagi. Pakai saja yang bergaris di dalam lemari&#8221;, kata istriku. Sebagai seorang istri rupanya ia tak tega melihatku mengenakan handuk dengan lubang di keempat sudutnya.</p>
<p>Aku terhenyak dari lamunanku ketika istriku melipat handuk baru di tangannya. &#8220;Lumayan Mas, bulan depan kita bisa menghemat sedikit untuk kebutuhan yang lain.&#8221;</p>
<p>Sembari menghela nafas aku berkata pada istriku, &#8220;Sekali lagi Tuhan mendengarkan kita dan tahu benar apa yang kita perlukan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Iya Mas, Tuhan masih ingat kita. Padahal kita sering lupa kepadaNya&#8221;, sahut istriku dengan mata sedikit berkaca. Dikecupnya kening anak kami yang lelap tertidur dengan mulut kecilnya yang sedikit terbuka. Kurapikan selimut anakku agar tidak ada nyamuk yang menggigit kulit bersihnya. Mimpi indah anakku. Bapak dan ibu ada di sampingmu dan ‘kebesaran&#8217; Tuhan akan selalu bersamamu.</p>
<p><em>Terjadi dua hari setelah <a href="http://blankers.wordpress.com/2007/08/28/dia-mendengarkan-episode-pak-sabar-dalam-bus/">Episode Pak Sabar Dalam Bus.</a></em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blankers.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blankers.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blankers.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blankers.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blankers.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blankers.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blankers.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blankers.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blankers.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blankers.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blankers.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blankers.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blankers.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blankers.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blankers.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blankers.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=14&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blankers.wordpress.com/2007/08/28/dia-mendengarkan-episode-handuk-pak-sabar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71a138361705ef271324b5277e075ad0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Blankers</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blankers.files.wordpress.com/2007/08/handuk.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>DIA Mendengarkan (Episode Pak Sabar Dalam Bus)</title>
		<link>http://blankers.wordpress.com/2007/08/28/dia-mendengarkan-episode-pak-sabar-dalam-bus/</link>
		<comments>http://blankers.wordpress.com/2007/08/28/dia-mendengarkan-episode-pak-sabar-dalam-bus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 03:57:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blankers</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Kecil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blankers.wordpress.com/2007/08/28/dia-mendengarkan-episode-pak-sabar-dalam-bus/</guid>
		<description><![CDATA[Belum separuh perjalanan bus antar kota yang saya tumpangi bergerak dari terminal, perlahan-lahan saya mengeluarkan dompet kumal dari saku belakang celana jin yang sudah bolong sedikit di bagian lutut kanan. Kubuka perlahan dompet biruku yang tidak lagi cerah warnanya. Kuhitung beberapa lembar uang yang ada di dalamnya. HAH!!! Seolah tak percaya, aku menghitungnya ulang. Walau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=12&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img border="0" align="right" width="150" src="http://blankers.files.wordpress.com/2007/08/dompet.jpg?w=150&#038;h=112" height="112" /></p>
<p>Belum separuh perjalanan bus antar kota yang saya tumpangi bergerak dari terminal, perlahan-lahan saya mengeluarkan dompet kumal dari saku belakang celana jin yang sudah bolong sedikit di bagian lutut kanan. Kubuka perlahan dompet biruku yang tidak lagi cerah warnanya. Kuhitung beberapa lembar uang yang ada di dalamnya. HAH!!! Seolah tak percaya, aku menghitungnya ulang. Walau jumlahnya tidak banyak tapi cukup membuatku gembira. Tidak mungkin hitunganku salah karena hanya ada beberapa lembar saja. Ya&#8230;, ternyata aku masih memiliki sisa dana perjalanan dinas hari itu. Walau sudah kuperkirakan sebelumnya akan terjadi seperti itu, tapi tetap saja hal tersebut membuatku girang.</p>
<p>Kedua mataku terasa sedikit berdenyut karena lelah memeriksa deretan huruf, kata, dan kalimat pada sebuah ‘film&#8217; yang nantinya akan digunakan sebagai cetakan pada berlembar-lembar kertas yang menyusun sebuah buku. Kupejamkan kedua mataku, berharap sanggup mengurangi denyut yang kurasakan. Tetapi yang terjadi kemudian <span id="more-12"></span>aku terngiang perkataan istriku sehari sebelumya, &#8220;Mas, uang kita bulan ini tinggal sepuluh ribu, padahal akhir pekan ini kita sudah janji pada anak kita untuk jalan.&#8221;</p>
<p>Kubuka mata dan segera aku merogoh kantong kiri celana jinku dan mengirimkan pesan singkat, &#8220;Istriku, skrng ak sdh di bus dlm perjlnan plng. Puji Tuhan, msh da sisa uang DLK, jd bsk kita jalan gak perlu kuatir.&#8221;</p>
<p>*</p>
<p>Keesokan harinya istriku bersenandung riang saat mempersiapkan diri. Kulihat anakku yang baru berumur dua tahun juga berceloteh tentang mobil-mobilan. Ada sedikit rasa haru dalam dadaku menyaksikan orang-orang yang kusayangi larut dalam imajinasi kegembiraan mereka masing-masing. Tercipta sebaris kalimat dalam hatiku, Tuhan, sungguh Maha Besar Engkau, dan sungguh aku telah berdosa atas khilafku.</p>
<p>Dengan sedikit rezeki tersebut kami membelikan anak kami sekotak kecil susu bubuk dan sebuah buku aktivitas anak dengan banyak gambar mobil di dalamnya. Istriku membeli ikat rambut yang modelnya sudah lama ia inginkan. Katanya agar bisa tampil cantik untukku. Aku pun membeli sebuah majalah yang berkaitan dengan pekerjaanku. Kamipun membeli sedikit penganan untuk buah tangan ibuku. Terima kasih Tuhan, karena Engkau mendengarkan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blankers.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blankers.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blankers.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blankers.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blankers.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blankers.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blankers.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blankers.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blankers.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blankers.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blankers.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blankers.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blankers.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blankers.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blankers.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blankers.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=12&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blankers.wordpress.com/2007/08/28/dia-mendengarkan-episode-pak-sabar-dalam-bus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71a138361705ef271324b5277e075ad0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Blankers</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blankers.files.wordpress.com/2007/08/dompet.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Andai Aku Bisa Berbincang Langsung dengan Tuhan</title>
		<link>http://blankers.wordpress.com/2007/08/15/andai-aku-bisa-berbincang-langsung-dengan-tuhan/</link>
		<comments>http://blankers.wordpress.com/2007/08/15/andai-aku-bisa-berbincang-langsung-dengan-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Aug 2007 04:13:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blankers</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Kecil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blankers.wordpress.com/2007/08/15/andai-aku-bisa-berbincang-langsung-dengan-tuhan/</guid>
		<description><![CDATA[Pernah suatu hari aku berpikir andai aku bisa berbicara langsung dengan Tuhan. Aku akan menanyakan apa rencanaNya untuk hidupku, istriku dan anakku. Andai bisa bercakap-cakap sembari minum kopi dan sedikit gorengan, ah&#8230; alangkah senangnya aku. Seandainya dalam percakapan itu Tuhan memarahiku langsung, aku juga senang. Aku akan tetap menanyakan, &#8220;Apa rencanaMu untuk hidupku, istriku, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=11&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah suatu hari aku berpikir andai aku bisa berbicara langsung dengan Tuhan. Aku akan menanyakan apa rencanaNya untuk hidupku, istriku dan anakku. Andai bisa bercakap-cakap sembari minum kopi dan sedikit gorengan, ah&#8230; alangkah senangnya aku. Seandainya dalam percakapan itu Tuhan memarahiku langsung, aku juga senang. Aku akan tetap menanyakan, &#8220;Apa rencanaMu untuk hidupku, istriku, dan anakku Tuhan?&#8221; Sesekali anakku akan menggelayut manja di dalam pangkuanNya. Sementara istriku sibuk menyiapkan hidangan sederhana.</p>
<p>Andai aku bisa berbincang dengan Tuhan aku juga akan menanyakan apa yang sebaiknya aku lakukan untuk hidupku, istriku, dan anakku. Ya&#8230; supaya tidak salah memberikan sesuatu, terutama untuk istri dan anakku, juga orang tuaku. Wow&#8230; betapa senangnya kalau bisa seperti itu.</p>
<p>Andai semua itu bisa benar-benar terwujud kira-kira bagaimana ya&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blankers.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blankers.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blankers.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blankers.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blankers.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blankers.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blankers.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blankers.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blankers.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blankers.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blankers.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blankers.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blankers.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blankers.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blankers.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blankers.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=11&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blankers.wordpress.com/2007/08/15/andai-aku-bisa-berbincang-langsung-dengan-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71a138361705ef271324b5277e075ad0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Blankers</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Si Rusa Emas</title>
		<link>http://blankers.wordpress.com/2007/08/13/kisah-si-rusa-emas/</link>
		<comments>http://blankers.wordpress.com/2007/08/13/kisah-si-rusa-emas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 05:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blankers</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Bagus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blankers.wordpress.com/2007/08/13/kisah-si-rusa-emas/</guid>
		<description><![CDATA[Dikisahkan ada seorang raja yang sangat serakah. Supaya diri dan kerajaannya semakin kaya, ia akan berbuat apa saja. Suatu hari ia mendengar, bahwa di hutan nun jauh di sana ada seekor rusa emas. Katanya setiap kali rusa itu menghentakkan kakinya, satu keping emas akan jatuh di depannya. Raja yang serakah itu sangat ingin memiliki rusa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=10&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dikisahkan ada seorang raja yang sangat serakah. Supaya diri dan kerajaannya semakin kaya, ia akan berbuat apa saja. Suatu hari ia mendengar, bahwa di hutan nun jauh di sana ada seekor rusa emas. Katanya setiap kali rusa itu menghentakkan kakinya, satu keping emas akan jatuh di depannya. Raja yang serakah itu sangat ingin memiliki rusa emas ajaib itu. Sudah puluhan prajurit beliau kirim untuk menangkap rusa emas itu, tapi selalu tidak berhasil. Karena gagal, ya kepalanya dipancung.</p>
<p>Akhirnya raja memerintahkan panglimanya sendiri untuk menangkap rusa itu. Ia terkenal sangat baik, suka menolong dan murah hati.Selama berbulan-bulan ia berada di hutan, tapi tidak sekalipun melihat rusa ajaib itu. Ia hampir putus asa. Suatu hari, tiba-tiba lewat di depannya seekot rusa yang dikejar oleh tiga orang pemburu dan anjing mereka. Rusa itu dalam keadaan luka parah. Selain gembira karena rusa itu adalah rusa emas yang dicari-carinya, ia juga terkejut, sebab ia berlari kepadanya dan minta disembunyikan dari kejaran tiga orang pemburu dan anjing-anjingnya. &#8220;Bantu saya. Sekali kelak saya akan membantumu&#8221;, pintanya. Panglima itu langsung memapah si rusa masuk ke sebuah gua di dekatnya. Bahkan ia juga menjaga di mulut gua. Lalu dengan pemburu yang merangsek masuk, <span id="more-10"></span>panglima itu menghadapinya. Perkelahian tiga lawan satu terjadi. Si rusa emas menyaksikannya penuh kagum terhadap pelindungnya. Walau penuh luka, panglima berhasil menang. Si rusa emas pun bertanya, &#8220;Mengapa Anda berada di hutan ini?&#8221; Panglima menjawab pertanyaan itu terus terang, dan berkata, &#8220;Saya akan pulang dan melaporkannya kepada raja, bahwa saya gagal menangkap rusa yang dirindukannya. Kalau karena itu saya dipancung, saya siap&#8221;. Mendengar itu, si rusa emas berkata, &#8220;Paduka telah menolong saya. Sekarang giliran saya untuk menolong paduka. Marilah kita pergi menemui sang raja!&#8221;</p>
<p>Ketika raja yang serakah itu melihat panglimanya pulang dan membawa rusa emas, hatinya bersorak senang. Rusa emas kini dijadikan dewa kekayaan, dan semua rakyat disuruh menyembahnya. Dan raja sendiri minta, supaya rusa emas itu mulai menurunkan emas bagi kerajaannya. Tapi&#8230; sebelum rusa emas memenuhi keinginan raja, ia mengajukan satu syarat, &#8220;Saya akan menurunkan emas, tapi baginda raja tidak pernah boleh menghentikannya. Kalau baginda menyuruh berhenti, maka semua emas itu akan berubah menjadi abu&#8221;. Dengan gembiranya raj berkata, &#8220;Tentu&#8230; tentu&#8230; saya tidak akan menyuruh berhenti&#8221;.</p>
<p>Maka mulailah si rusa emas menghentakkan kakinya. Dan setiap kali ia melakukan itu, sekeping emas jatuh di depan kaki baginda. Tumpukan keping emas makin lama makin tinggi menggunung, sampai setinggi kepala raja dan menutupi seluruh badannya. Karena panik, raja berteriak, &#8220;Berhenti&#8230; berhenti&#8230;&#8221;. Seketika itu juga semua emas itu berubah menjadi abu dan raja mati terkubur abu tanah yang menggunung itu.</p>
<p>&#8230;<br />
Dikutip dari Warta PRR 6 Agust 07<br />
Oleh Rm Jan Madya</p>
<p>Kisah tersebut di atas sangat menarik. Banyak manfaat yang bisa diambil dari kisah tersebut. Akan menjadi lebih bermanfaat apabila Anda berkenan untuk berbagi melalui komentar-komentar Anda.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blankers.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blankers.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blankers.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blankers.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blankers.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blankers.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blankers.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blankers.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blankers.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blankers.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blankers.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blankers.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blankers.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blankers.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blankers.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blankers.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=10&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blankers.wordpress.com/2007/08/13/kisah-si-rusa-emas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71a138361705ef271324b5277e075ad0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Blankers</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Misteri Semut</title>
		<link>http://blankers.wordpress.com/2007/07/31/misteri-semut/</link>
		<comments>http://blankers.wordpress.com/2007/07/31/misteri-semut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 02:25:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blankers</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Bagus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blankers.wordpress.com/2007/07/31/misteri-semut/</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu hari aku berdiri di samping gundukan rumah semut dan mengamati kegiatan mereka. Setiap semut bergerak terarah. Mereka sangat sibuk. Masing-masing mempunyai tugasnya sendiri, dan tahu apa yang harus dilakukan. Ada yang: menggotong telur, membawa makanan, menjaga rumah, dan seterusnya. Sepertinya ada semacam organisasi pemerintahan semut yang sangat teratur rapi. Bagaimana mereka berkomunikasi? Bagaimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=8&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu hari aku berdiri di samping gundukan rumah semut dan mengamati kegiatan mereka. Setiap semut bergerak terarah. Mereka sangat sibuk. Masing-masing mempunyai tugasnya sendiri, dan tahu apa yang harus dilakukan. Ada yang: menggotong telur, membawa makanan, menjaga rumah, dan seterusnya. Sepertinya ada semacam organisasi pemerintahan semut yang sangat teratur rapi. Bagaimana mereka berkomunikasi? Bagaimana mereka bisa hidup bersama sedemikian teratur? Semua itu mengherankanku. Bagaimanapun juga, untuk dapat mengetahui itu, aku terlebih dahulu harus mengenal semut-semut.</p>
<p>Tuhan ingin mengenal kehidupan manusia di dunia. Oleh karena itu, Ia pun menjadi manusia dalam Yesus, Putra-Nya.</p>
<address>Dari 85 Mutiara Hidup<br />
Oleh Sumantri Hp., SJ<br />
Hlm. 20</address>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blankers.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blankers.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blankers.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blankers.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blankers.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blankers.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blankers.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blankers.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blankers.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blankers.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blankers.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blankers.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blankers.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blankers.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blankers.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blankers.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=8&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blankers.wordpress.com/2007/07/31/misteri-semut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71a138361705ef271324b5277e075ad0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Blankers</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tak Seperti yang Diharapkan</title>
		<link>http://blankers.wordpress.com/2007/07/24/tak-seperti-yang-diharapkan/</link>
		<comments>http://blankers.wordpress.com/2007/07/24/tak-seperti-yang-diharapkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2007 09:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blankers</dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Kecil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blankers.wordpress.com/2007/07/24/tak-seperti-yang-diharapkan/</guid>
		<description><![CDATA[Jujur saja, kadang aku merasa sudah kehabisan kata entah untuk membuatmu tenang maupun sekadar menghiburmu. Jadi, mungkin dengan membuat tulisan ini, mudah-mudahan bisa sedikit berbeda. Mudah-mudahan juga tidak malah membosankan. Aku bisa mengerti kekecewaan yang kamu rasakan. Sangking ngertinya, sampai-sampai aku gak tau bagaimana menghiburmu. Oya, tapi barusan, sebelum aku nulis ini ada suatu kebetulan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=7&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jujur saja, kadang aku merasa sudah kehabisan kata entah untuk membuatmu tenang maupun sekadar menghiburmu. Jadi, mungkin dengan membuat tulisan ini, mudah-mudahan bisa sedikit berbeda. Mudah-mudahan juga tidak malah membosankan.</p>
<p>Aku bisa mengerti kekecewaan yang kamu rasakan. Sangking ngertinya, sampai-sampai aku gak tau bagaimana menghiburmu. Oya, tapi barusan, sebelum aku nulis ini ada suatu kebetulan. Begini. Setelah telponnya terputus, aku mau buat kopi buat temen bikin tulisan ini. Aku ke bawah dan nyuci cangkir kopiku yang merah. Aku nyuci sambil mikir kira-kira apa ya yang mau aku tuliskan. Sampai akhirnya aku bikin kopinya. Kebetulan di sampingku ada seorang teman. Tiba-tiba dia menyalakan tombol on/off-nya dispenser. <span id="more-7"></span>Maka menyalalah dispenser itu. Loch, berarti air yang ada di cangkirku dingin! Waduh&#8230;, rasanya mangkel dan kecewa. Supaya gak jadi sakit ati, biar dingin akhirnya tetep ae tak aduk kopinya. Temanku cuman ngguyu ae dan menepuk pundakku sambil ngomong, &#8220;memang tidak semuanya sesuai dengan harapan kita. Hehehe. Waduh cik jerune omonganku&#8221;. Aku sih meneng ae gak komentar opo-opo cuman kemudian berusaha menyalahkan orang lain. Lapo sich kok dipateni barang dispenser&#8217;e. Paling tidak kalo dimatikan, pagi-pagi dinyalakan dong, biar gak nggarai wong kecele. Tapi kemudian aku juga mikir lagi. Ya mustinya tadi aku juga ngecek dulu, airnya panas apa tidak. Akhirnya yo wislah. Masio adem yo ga papa, disruput ae&#8230; *menghibur diri sendiri*.</p>
<p>Apa yang dikatakan temanku, sebenernya, tadinya juga mau aku omongkan ke kamu di telpon. Tapi aku takut kamu bosen dengernya terus takut juga dibilang ceramah hehehe&#8230; Jadi mungkin cerita di atas bisa jadi contoh kecil. Memang&#8230;, tidak bisa disamakan dengan apa yang kamu rasakan. Apa yang kualami di cerita itu terjadi dalam waktu yang singkat dan spontan. Sementara apa yang kamu rasakan, sudah diidamkan cukup lama.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blankers.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blankers.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blankers.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blankers.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blankers.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blankers.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blankers.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blankers.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blankers.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blankers.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blankers.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blankers.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blankers.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blankers.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blankers.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blankers.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=7&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blankers.wordpress.com/2007/07/24/tak-seperti-yang-diharapkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71a138361705ef271324b5277e075ad0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Blankers</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia, Terima Kasih.</title>
		<link>http://blankers.wordpress.com/2007/07/20/indonesia-terima-kasih/</link>
		<comments>http://blankers.wordpress.com/2007/07/20/indonesia-terima-kasih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jul 2007 01:13:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blankers</dc:creator>
				<category><![CDATA[Interest]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blankers.wordpress.com/2007/07/20/indonesia-terima-kasih/</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia, Terima Kasih.Apa mau dikata, Indonesia harus mengakui kegagalannya untuk melaju ke putaran kedua Piala Asia 2007. Kecewa? Pasti! Tapi jujur saja, baru kali ini ada rasa bangga yang mendalam untuk bangsaku. Seandainya mungkin, ingin rasanya memberikan standing ovation kepada timnas hingga seluruhnya masuk ke ruang ganti pemain. Paling tidak bloging pertamaku disini aku dedikasikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=6&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia, Terima Kasih.Apa mau dikata, Indonesia harus mengakui kegagalannya untuk melaju ke putaran kedua Piala Asia 2007. Kecewa? Pasti! Tapi jujur saja, baru kali ini ada rasa bangga yang mendalam untuk bangsaku. Seandainya mungkin, ingin rasanya memberikan standing ovation kepada timnas hingga seluruhnya masuk ke ruang ganti pemain. Paling tidak bloging pertamaku disini aku dedikasikan untuk timnas Indonesia 2007.</p>
<p><strong>Indonesia vs Bahrain</strong><br />
Awalnya hanya sekedar ingin menonton penampilan timnas di Piala Asia 2007. Tidak banyak harapan saat itu. <span id="more-6"></span>Mudah-mudahan timnas Indonesia bermain bagus. Maklum, biasanya Indonesia sering tampil mengecewakan. Diluar dugaan, kali ini timnas tidak hanya bermain bagus tapi mereka memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut menempatkan Indonesia di puncak klasemen sementara Grup D dengan tiga poin. Di saat yang lain Saudi Arabia dan Korsel bermain imbang 1-1. Ada asa untuk lolos ke putaran kedua Piala Asia 2007, sesuai target.</p>
<p><strong>Indonesia vs Arab Saudi</strong><br />
Sejak pagi segala persiapan untuk nonton pertandingan sudah dipersiapkan, mulai dari camilan sampai segelas kopi. Rokok? Wah, kalo di rumah gak bisa. Maklum ada pangeran kecilku yang baru 21 bulan.</p>
<p>Skenarionya, Indonesia cukup bermain seri dengan Saudi Arabia untuk mengamankan jalan ke putaran kedua. Memang, bila Indonesia menang kepastian lolos sudah ada di tangan. Tapi kali ini lawannya adalah salah satu wakil Asia di Piala Dunia. Jadi seri adalah target yang realistis.</p>
<p>Tak disangka, hasil imbang yang sudah di depan mata sirna oleh sebiji gol Saudi Arabia. Terjadi saat injury time pula. WAH! MUANGKEL TENAN. Apalagi kepemimpinan wasit yang banyak merugikan Indonesia. KECEWA BERAT&#8230;</p>
<p>TAPI TUNGGU! Ternyata Korsel dikalahkan Bahrain dengan skor 2-1. Masih ada harapan untuk Indonesiaku.</p>
<p><strong>Indonesia vs Korea Selatan</strong><br />
Pulang kantor pun langsung memacu kendaraan agar cepat sampai di rumah dan tidak ketinggalan menit-menit awal pertandingan. Oops, ternyata tetap ketinggalan juga, tapi baru 5 menit <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> . Menit demi menit berlalu sampai kemudian Indonesia harus kecolongan lebih dulu pada menit ke-31. Aduh&#8230;, lemes rasanya. Masih mencoba berharap Indonesia mampu menyamakan kedudukan. Tetapi saat waktu sudah menunjukkan menit ke-80 belum ada tanda-tanda kedudukan akan berimbang. Gak karuan rasanya di hati.</p>
<p>Tapi kemudian masih muncul sedikit harapan, melihat timnas Indonesia masih berjuang keras di lapangan hijau. Yup, mereka tetap ngotot sampai wasit meniup peluit panjang. Indonesia terhenti&#8230;</p>
<p>Terima kasih Indonesiaku.<br />
Rasanya baru kali ini Indonesia kembali bersatu setelah kemerdekaan tahun 1945.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blankers.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blankers.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blankers.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blankers.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blankers.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blankers.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blankers.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blankers.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blankers.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blankers.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blankers.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blankers.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blankers.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blankers.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blankers.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blankers.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=6&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blankers.wordpress.com/2007/07/20/indonesia-terima-kasih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71a138361705ef271324b5277e075ad0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Blankers</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://blankers.wordpress.com/2007/06/14/hello-world/</link>
		<comments>http://blankers.wordpress.com/2007/06/14/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jun 2007 06:03:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>blankers</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=1&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/blankers.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/blankers.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blankers.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blankers.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blankers.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blankers.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blankers.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blankers.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blankers.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blankers.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blankers.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blankers.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blankers.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blankers.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blankers.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blankers.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blankers.wordpress.com&amp;blog=1236590&amp;post=1&amp;subd=blankers&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blankers.wordpress.com/2007/06/14/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/71a138361705ef271324b5277e075ad0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Blankers</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
